Surfing Di Pantai Lagundri, Nias

Surfing Di Pantai Lagundri, Nias

Pantai Lagundri. Salah satu dari ratusan pantai di Indonesia yang sangat cocok bagi sobat yang hobi selancar air atau surfing. Pantai Lagundri berada di sebuah laguna yang bersebelahan dengan Pantai Sorake, yang berjarak 13 kilometer arah selatan Kota Teluk Dalam, ibukota Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Jarak antara pantai Lagundri dan Sorake hanya 2 kilometer saja.

Pantai ini memiliki ombak yang sangat besar, sehingga banyak peselancar lokal maupun kelas dunia yang jauh-jauh datang hanya untuk menaklukkan ombak di pantai yang berpasir putih ini. Ombak di pantai ini bisa mencapai 7 sampai 10 meter dengan 5 tingkatan. Panjang ombaknya mencapai 200 meter, yang membuat ombak di pantai ini diidam-idamkan peselancar. Keganasan ombak akan lebih ekstrem lagi bila saat bulan purnama.

Pantai Lagundri
Di pantai ini sering diadakan lomba atau kompetisi selancar air baik level nasional maupun internasional. Salah satunya adalah Nias Open yang secara rutin diadakan dengan jumlah peserta mencapai ratusan peselancar yang didominasi oleh peselancar asal Australia.

Selain ombaknya yang mendunia, pemandangan alam di pantai Lagundri ini tak kalah indahnya. Saat menjelang petang, pemandangan langit di pantai ini begitu cerah dengan warna kemerahan di ufuk barat dipadu gulungan ombak membuat siapa saja akan terpana, cocok sekali bagi sobat yang hobi fotografi.

Peta
Biasanya para peselancar berduyun-duyun mengunjungi pantai ini pada bulan April sampai September, karean di bulan-bulan itu, ombak di pantai ini mencapai maksimal.

Untuk tempat menginap, terdapat beberapa homestay yang berjejer di bibir pantai Lagundri maupun pantai Sorake dengan tarif mulai Rp 75.000/malam. Bila ingin menginap di hotel juga ada seperti Sorake Beach Hotel.
Jalan Menuju Pantai
Untuk menuju lokasi pantai, dari Gunungsitoli ke Pantai Lagundri dan Pantai Sorake ada dua jalur yaitu pertama melewati Lahewa terus membelah Pulau Nias hingga ke Teluk dalam. Jalur kedua menyusuri pantai melewati kota-kota kecamatan, yaitu: Gido, Bawolato, Idanogawo dan Lahusa dengan lama perjalanan sekitar 3 jam.

Jangan lupa membawa kamera dan teropong atau lensa binocular untuk menyaksikan para surfer yang sedang menaklukkan ombak.




No comments:

Contact Us

Name

Email *

Message *

Arsip Blog