Showing posts with label Wisata Sumatera Utara. Show all posts
Showing posts with label Wisata Sumatera Utara. Show all posts

Legenda Danau Toba - Cerita, Asal Usul, Dongeng

8:03 PM
Legenda Danau Toba. Kali ini Bali Backpacker akan membahas tentang sebuah wisata alam di Sumatera Utara yang terkenal sampai ke luar negeri, yaitu Danau Toba. Tidak membahas tentang keindahan alamnya namun kali ini kita akan membahas tentang legenda atau dongeng seputar Danau Toba tersebut.

Diceritakan pada jaman dahulu kala di sebuah desa kecil tinggal seorang petani bernama Toba. Toba merupakan seorang petani yang sangat rajin meskipun lahan pertaniannya tidak begitu luas dan kondisi tanahnya yang cukup kering.

Selain bekerja sebagai petani, Toba juga mencari nafkah dengan menangkap ikan dengan cara memancing ataupun menjaring. Hingga pada suatu hari petani sederhana ini pergi untuk mencari ikan. Ditunggu sampai setengah hari, tidak ada satu ikan pun yang dia dapat. 

legenda danau toba
Danau Toba dan Pulau Samosir
Karena hari sudah mulai gelap, Toba memutuskan untuk pulang. Sesaat sebelum meninggalkan tempat tersebut, kali pancing milik Toba bergoyang - goyang, segeralah ditariknya kail tersebut dan ternyata seekor ikan besar yang berwarna kuning keemasan sudah berada di ujung kail pancing miliknya, Toba pun membawanya pulang ke rumah.

Sampai di rumah, saat ikan tersebut masih dalam pegangan tangan Toba tiba-tiba ikan besar tersebut berbicara kepada petani tersebut dan sontak membuat dia terkejut bukan kepalang.

"Tunggu, aku jangan dimakan! aku akan menemanimu bila kamu tidak memakanku" ucap si ikan tersebut.

Karena terkejut, ikan tersebut jatuh ke tanah dan seketika itu berubah wujud menjadi seorang gadis yang cantik jelita.

"Sedang mimpikah aku" gumam Toba.

"Jangan takut pak, aku juga manusia seperti engkau. Aku sangat berhutang budi padamu karena telah menyelamatkanku dari kutukan Dewata" ucap gadis tersebut.

"Namaku Puteri dan aku tidak keberatan untuk menjadi istrimu" kata gadis itu seakan mendesak Toba

Toba pun mengiyakan, maka sejak itu jadilah mereka berdua menjadi suami isteri. Namun pernikahan tersebut mempunyai satu syarat yaitu mereka berdua, terutama Toba tidak boleh membocorkan rahasia tentang asal usul Puteri yang seekor ikan. Jika syarat tersebut dilanggar maka akan terjadi bencana yang dahsyat.

Pernikahan kedua insan ini terdengar juga oleh penduduk desa lainnya, dan berita tersebut membuat gempar desa tersebut karena kecantikan yang dimiliki oleh Puteri yang laksana bidadari yang turun dari kahyangan. Toba dan Puteri hidup bahagia dan mencari nafkah seperti biasa yaitu bertani dan mencari ikan.

Melihat kehidupan mereka yang bahagia, banyak orang yang menyebarkan fitnah untuk menjatuhkan keberhasilan usaha petani tersebut. 

"Aku tahu pasti petani itu memelihara makhlus halus" kata seseorang pada temannya.

Berbagi fitnah dan cibiran menemani perjalanan hidup sepasang suami istri ini, namun semua itu tidak mereka hiraukan, hingga pada akhirnya istri toba melahirkan seorang bayi laki-laki yang sehat dan diberi nama Putera. Kehidupan mereka pun makin bahagia dengan hadirnya buah hati tersebut.

Seiring berjalannya waktu, Putera tumbuh menjadi anak yang sehat dan kuat, namun yang selalu membuat heran kedua orangtuanya adalah sang anak selalu merasa lapar. Makanan yang harusnya bisa dimakan bertiga, dapat dimakannya seorang diri.

Lama kelamaan, Putera menjadi anak yang agak nakal. Dia sering membuat jengkel ayahnya. Bila disuruh membantu pekerjaan orang tua, Putera selalu menolak. Namun sang istri selalu mengingatkan Toba agar selalu sabar dengan ulah anak mereka.

"Baiklah, aku akan lebih sabar menghadapinya, bagaimana pun juga dia adalah anak kita" ucap Toba pada istrinya.

"Syukurlah ayah berpikir demikian, memang ayah seorang suami dan ayah yang baik hati" puji istri toba

Namun kesabaran Toba ada batasnya. Suatu hari, Putera disuruh mengantarkan makanan ke sawah untuk ayahnya, Putera tidak menurutinya dan hal itu membuat sang ayah marah. Toba pun pulang dan mendapati anaknya sedang bermain bola. Seketika itu Toba menjewer telinga Putera dan tanpa sadar berucap :

"Anak tak tahu diuntung! tak tahu diri ! dasar anak ikan!" umpat Toba pada anaknya tersebut

Putera pun berlari sambil menangis menuju Puteri, ibunya. Diceritakannya semua kejadian yang dilakukan oleh ayahnya pada sang ibu. Puteri pun sangat sedih karena sang suami telah melanggar sumpah atau larangan tersebut.

Sang ibu pun menyuruh Putera agar segera pergi menuju bukit yang berada tidak jauh dari rumahnya dan disuruhnya untuk memanjat pohon tertinggi di puncak bukit tersebut. Putera pun menuruti perintah sang ibu meskipun dia tidak tahu apa tujuannya.

Puteri sendiri berlari menuju sungai yang terletak di dekat rumahnya dan menceburkan diri ke dalam sungai dan seketika itu berubah kembali menjadi seekor ikan besar. Sesaat kemudian kilat menyambar-nyambar disertai dengan bunyi guntur yang bergemuruh.

Seketika itu juga terjadilah hujan yang sangat lebat dan air sungainya pun meluap menyebabkan banjir besar yang mengakibatkan petani tersebut mati tenggelam. Dan beberapa waktu kemudian menenggelamkan desa tempat dimana Toba tinggal dan lama kelamaan genangan air tersebut semakin luas dan berubah menjadi danau yang amat besar yang kemudian dinamakan Danau Toba.

Sedangkan bukit yang didaki oleh Putera tadi berubah menjadi pulau kecil yang berada di tengah-tengah danau dan dinamakan Pulau Samosir.

Demikian legenda dan dongeng tentang Danau Toba, semoga menjadi postingan yang bermanfaat dan menghibur bagi yang membaca.

*Diambil dari beberapa sumber.

Pantai Cermin Medan, Tempat Rekreasi Keluarga

9:49 AM
Objek Wisata Pantai Cermin Medan. Inilah salah satu tempat rekreasi atau objek wisata yang wajib sobat singgahi bila berkunjung di Kota Medan atau Sumatera Utara. Kawasan wisata Pantai Cermin merupakan perpaduan antara wisata alam berupa pantai cantik dengan tempat rekreasi buatan yang dikelola secara profesional sehingga menjadikan tempat wisata ini menjadi lokasi liburan yang lengkap.

Pantai Cermin terletak di pesisir timur Pulau Sumatera tepatnya di Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara. Letaknya hanya sekitar 45 kilometer dari Kota Medan dan bisa ditempuh selama 1 jam pejalanan sehingga membuat tempat rekreasi ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan.

tempat rekreasi keluarga pantai cermin
Pantai Cermin
Pantai ini sangat cocok untuk dikunjungi bersama dengan keluarga. Selain suasana pantai yang asri, akses menuju pantai Cermin ini juga nyaman untuk dilalui, dimana pengunjung masih bisa melihat pemandangan perkebunan kelapa sawit dan cocoa di sepanjang jalan yang menyejukkan.  

pantai cermin
Slide And Pools
Selain pantai yang indah, banyak sekali fasilitas pendukung di kawasan objek wisata ini. Antara lain kolam renang Slide and Pools, dimana dilengkapi dengan berbagai permainan air seperti seluncuran, kolam ombak dan sebagainya.

pantai cermin
Water Castle
Untuk memanjakan putra-putri sobat, disini juga terdapat sebuah wahana permainan air bernama Water Castle, yaitu kolam renang anak-anak yang dilengkapi dengan seluncuran-seluncuran dan letaknya tepat berada di bibir pantai. Pasti buah hati sobat tidak mau beranjak dari sini.

Selain itu bagi ada juga sebuah Mini Zoo, kebun binatang mini yang mempunyai koleksi binatang unik seperti siamang, walabi, rusa, kangguru, dan masih banyak lainnya. Juga terdapat Bird Park, yaitu sebuah taman burung yang memiliki beraneka ragam jenis unggas.

pantai cermin
Ramai Pengunjung
Sedangkan di lokasi pantainya, beberapa jenis Watersport siap memanjakan sobat seperti jetski, banana boat, speedboat, kano, fishing boat, dan lain-lain. Bagi sobat atau anggota keluarga yang ingin berkeliling pantai bisa menggunakan jasa sewa kuda. Menjelajahi pantai dengan menunggang kuda merupakan pengalaman yang tak terlupakan bagi putra-putri sobat. 

Setelah puas menikmati aneka jenis permainan, pasti perut akan keroncongan. Tapi jangan kuatir, disini terdapat banyak sekali restoran atau tempat makan dengan berbagai menu dari masakan barat sampai menu makanan seafood. Jangan lupa untuk mampir di Pet Shop, toko hewan yang menjual berbagai hewan peliharaan lucu seperti hamster, iguana, kura-kura, dan lain-lain. Tertarik berlibur ke Kawasan Wisata Pantai Cermin?.

Objek Wisata Di Sumatera Utara

9:16 AM
Objek Wisata Di Sumatera Utara. Propinsi yang beribukota di Kota Medan ini memiliki banyak sekali objek wisata yang menarik. Di propinsi yang berbatasan langsung dengan Propinsi Nangroe Aceh Darussalam, Propinsi Sumatera Barat, dan Propinsi Riau ini terdapat objek wisata yang sudah sangat dikenal sampai mancanegara, contohnya Danau Toba. Berikut tempat wisata yang bisa dikunjungi di Propinsi Sumatera Utara :
Danau Toba Dan Pulau Samosir
Danau Toba merupakan danau terbesar nomor 2 di dunia.  Ditengah-tengah Danau Toba terdapat Pulau Samosir. Danau Toba berada sekitar 176 kilometer dari Kota Medan. Pemandangan di danau ini sangat indah, kurang lengkap rasanya bila ke Sumatera Utara tanpa mengunjungi objek wisata ini.


Air Terjun Sipiso-piso
Lokasi air terjun ini berada tidak jauh dari Danau Toba. Dinamakan Siposo-piso karena bila dilihat dari jauh bentuknya seperti pisau. Air terjun ini memiliki ketinggian 120 meter. Air terjun ini berasal dari sungai bawah tanah yang keluar dari sebuah goa disisi kawah Danau Toba.


Air Terjun Sigura-gura
Seperti halnya air terjun Sipiso-piso, Air Terjun Sigura-gura juga terletak tidak jauh dari Danau Toba. Air terjun ini merupakan air terjun tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 250 meter. Air terjun ini juga dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

  • Bukit Lawang

Kawasan Bukit Lawang
Objek wisata ini terletak di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Di kawasan Bukit Lawang ini terdapat Taman Nasional Gunung Leuser yang terkenal itu. Pemandangan pepohonan hijau yang lebat dan udara sejuk menjadi ciri khas objek wisata ini. Selain itu pengunjung bisa menjumpai Orang Utan yang berada di kawasan ini.

  • Gunung Sibayak

Gunung Sibayak
Gunung Sibayak berada di dataran tinggi Karo. Gunung Sibayak memiliki ketinggian 2.094 meter dpl. Gunung ini tidak terlalu sulit untuk didaki bahkan seorang pemula pun bisa mendaki gunung ini. Dari puncak gunung kita bisa melihat pemandangan Kota Medan dari kejauhan.


Air Terjun Dua Warna
Air terjun ini berada di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Sesuai namanya, air terjun ini memiliki keunikan dalam hal warna. Air yang turun dari atas berwarna biru muda, sedangkan air yang tertampung dibawah berwarna putih ke abu-abuan, karena kandungan phospor dan belerangnya. Pengunjung tidk diperbolehkan meminum air terjun ini.


Pantai Lagundri
Pantai Lagundri terletak di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Pantai ini sangat dikenal oleh kalangan peselancar profesional kelas dunia. Ombak di pantai ini bisa mencapai 7-10 meter. Di pantai ini juga sering digunakan sebagai kejuaraan surfing tingkat internasional.


Pantai Sorake
Pantai Sorake terletak bersebelahan dengan Pantai Lagundri. Seperti halnya Lagundri, Pantai Sorake juga merupakan surga bagi para peselancar karena ombaknya yang besar dan bergulung-gulung.

Selain objek wisata diatas, masih banyak lagi tempat menarik yang bisa dikunjungi antara lain, Gundaling, Istana Maimun, Menara Air, Green Hill City, Gunung Sinabung, Titi Gantung, Masjid Raya Medan, Air Terjun Simbilulu, dan lain-lain.

Air Terjun Sigura-gura, Tertinggi Di Indonesia

11:00 PM
Air Terjun Sigura-gura merupakan air terjun tertinggi di Indonesia. Dengan ketinggian 250 meter, air terjun ini mengalahkan air terjun lainnya seperti air terjun Madakaripura yang memiliki tinggi 200 meter atau air terjun Payakumbuh di Sumatera Barat yan memiliki tinggi "hanya" 150 meter.

Air Terjun Sigura-gura terletak di Kabupaten Toba Samosir, sekitar 250 kilometer dari Kota Medan. Karena letaknya yang dekat dengan Danau Toba, maka tak heran jika air terjun ini selalu ramai dikunjungi oleh para pelancong.

Dari kejauhan terlihat, air terjun Sigura-gura seperti air terjun raksasa. Air terjun ini berasal dari Sungai Asahan yang airnya dari Danau Toba. Suara dentuman air yang turun kebawah, masih bisa terdengar dari kejauhan karena ketinggiannya.

Air Terjun Sigura-gura
Air terjun ini dikelilingi tebing-tebing bebatuan yang sangat terjal dan licin. Nuansa hutan rimba yang alami pun akan menyambut sobat ketika memasuki kawasan ini, beberapa pepohonan khas dataran tinggi tampak tumbuh dan menghiasi panorama di sekitar objek wisata air terjun ini.

Tertinggi Di Indonesia
Sobat dapat merasakan kesejukan airnya sambil melepas lelah setelah melalui perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan untuk menuju ke objek wisata ini. Atau bagi sobat yang ingin melihat beberapa objek wisata di sekitar Air Terjun Sigura-gura ini, pengunjung pun dapat berjalan untuk menelusurinya, dan tak jauh beberapa meter saja sobat akan disuguhkan oleh panorama Bendungan Sigura-gura yang sangat terkenal itu.

Bendungan Sigura-gura
Memang air terjun Sigura-gura dimanfaatkan oleh pemerintah sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Selain berendam dan berbasah-basahan disini, pengunjung juga banyak yang mendirikan tenda untuk berkemah di sekitar air terjun ini.

Aliran sungai di sekitar air terjun Sigura-gura sering dan rutin digunakan sebagai lokasi arung jeram. Bahkan disini juga pernah diadakan kompetisi arung jeram tingkat nasional dan internasional. Ya, aliran sungai di sekitar Air Terjun Sigura-gura ini memang sangat potensial sekali untuk melaksanakan kegiatan ataupun kompetisi Arung Jeram, apalagi alirannya yang sangat deras dapat memacu adrenalin peserta ditengah kekompakan satu tim Arung Jeram.

Pantai Sorake, Surganya Peselancar Dunia

9:19 PM
Pantai Sorake. Mungkin sebagian besar dari sobat masih asing mendengar nama pantai ini. Namun bagi penggila olahraga surfing atau selancar air profesional dan kelas dunia, Pantai Sorake ibarat surga yang disediakan oleh Tuhan bagi mereka di bumi ini.

Pantai Sorake terletak di Desa Botohilitano, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Propinsi Sumatera Utara. Jarak pulau Nias sendiri sekitar 125 kilometer dari Pulau Sumatera. Letaknya memang agak terpencil, namun karena itulah yang membuat pantai ini masih asri dan menjadi favorit para wisatawan khususnya para peselancar.

Surfing di Pantai Sorake
Seperti halnya pantai tetangganya, yaitu pantai Lagundri, Pantai Sorake ini terkenal karena ombaknya  yang besar dan bahkan di kalangan surfer, ombak di pantai ini terbaik setelah pantai di Hawaii. Ketinggian ombak yang mencapai 3 sampai 5 meter, menjadi tantangan tersendiri bagi peselancar. Selain itu, ombak di pantai ini memiliki 5 tingkatan yang tidak dimiliki pantai-pantai di belahan bumi lain.

Ombak Terbaik
Di pantai ini peselancar bisa menaiki ombak sejauh 200 meter, karena karakteristik ombak disini memang panjang dan besar, mungkin karena pantai ini berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Keistimewaan lain di pantai ini adalah ombaknya tidak terpengaruh oleh arah mata angin ataupun pasang surut air laut.

Batu Karang Di Tepi Pantai
Jangan membayangkan bermain pasir putih di pantai ini, karena tepi pantainya berupa batu-batu karang yang bertebaran disana sini. Tapi karena batu-batu karang itulah ombak di pantai Sorake ini begitu besar, karena menurut para ahli, pantai yang tepinya penuh batu karang, ombaknya akan lebih besar dari yang berpasir.

Karena sudah dikenal oleh para peselancar dunia, di Pantai Sorake sering diadakan kompetisi ataupun kejuaraan internasional selancar air, yang diikuti oleh surfer-surfer profesional kelas dunia. Biasanya didominasi oleh peselancar asal Amerika Serikat dan Brazil.

Peta Pulau Nias
Bila ingin berkunjung ke pantai ini, lebih baik pada bulan Juni atau Juli, karena pada bulan-bulan itu, ombak di pantai ini sedang besar-besarnya. Jika ingin berselancar, tidak perlu berenang ke tengah laut dulu, cukup berjalan kaki dipinggir pantai yang penuh batu karang, dan berenang sejauh 2-3 meter ke arah laut, selanjutnya tinggal menunggu gulungan ombak yang datang.

Untuk menuju ke lokasi pantai ini bisa melalui jalur udara menuju Bandara Binaka di Gunung Sitoli, Nias, dilanjutkan perjalanan darat menuju Teluk Dalam yang memerlukan waktu 4 jam. Atau bila menggunakan jalur laut, bisa menggunakan kapal fery dari Kota Sibolga ke dermaga kapal Gunung Sitoli selama kurang lebih 12 jam, dilanjutkan perjalanan darat menuju Teluk Dalam.

Surfing Di Pantai Lagundri, Nias

9:13 PM
Pantai Lagundri. Salah satu dari ratusan pantai di Indonesia yang sangat cocok bagi sobat yang hobi selancar air atau surfing. Pantai Lagundri berada di sebuah laguna yang bersebelahan dengan Pantai Sorake, yang berjarak 13 kilometer arah selatan Kota Teluk Dalam, ibukota Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Jarak antara pantai Lagundri dan Sorake hanya 2 kilometer saja.

Pantai ini memiliki ombak yang sangat besar, sehingga banyak peselancar lokal maupun kelas dunia yang jauh-jauh datang hanya untuk menaklukkan ombak di pantai yang berpasir putih ini. Ombak di pantai ini bisa mencapai 7 sampai 10 meter dengan 5 tingkatan. Panjang ombaknya mencapai 200 meter, yang membuat ombak di pantai ini diidam-idamkan peselancar. Keganasan ombak akan lebih ekstrem lagi bila saat bulan purnama.

Pantai Lagundri
Di pantai ini sering diadakan lomba atau kompetisi selancar air baik level nasional maupun internasional. Salah satunya adalah Nias Open yang secara rutin diadakan dengan jumlah peserta mencapai ratusan peselancar yang didominasi oleh peselancar asal Australia.

Selain ombaknya yang mendunia, pemandangan alam di pantai Lagundri ini tak kalah indahnya. Saat menjelang petang, pemandangan langit di pantai ini begitu cerah dengan warna kemerahan di ufuk barat dipadu gulungan ombak membuat siapa saja akan terpana, cocok sekali bagi sobat yang hobi fotografi.

Peta
Biasanya para peselancar berduyun-duyun mengunjungi pantai ini pada bulan April sampai September, karean di bulan-bulan itu, ombak di pantai ini mencapai maksimal.

Untuk tempat menginap, terdapat beberapa homestay yang berjejer di bibir pantai Lagundri maupun pantai Sorake dengan tarif mulai Rp 75.000/malam. Bila ingin menginap di hotel juga ada seperti Sorake Beach Hotel.
Jalan Menuju Pantai
Untuk menuju lokasi pantai, dari Gunungsitoli ke Pantai Lagundri dan Pantai Sorake ada dua jalur yaitu pertama melewati Lahewa terus membelah Pulau Nias hingga ke Teluk dalam. Jalur kedua menyusuri pantai melewati kota-kota kecamatan, yaitu: Gido, Bawolato, Idanogawo dan Lahusa dengan lama perjalanan sekitar 3 jam.

Jangan lupa membawa kamera dan teropong atau lensa binocular untuk menyaksikan para surfer yang sedang menaklukkan ombak.