Showing posts with label Wisata Yogya. Show all posts
Showing posts with label Wisata Yogya. Show all posts

Menyusuri Goa Pindul Di Gunungkidul, Yogyakarta

8:42 PM
Wisata Goa Pindul, Gunungkidul. Memang kabupaten di Yogyakarta ini kaya akan objek wisata yang sangat menarik. Kepopuleran wisata Gunungkidul tidak lepas dari peran serta dunia maya, karena semakin banyak saja blog atau website yang menginformasikan tentang tempat wisata di Gunungkidul ini.

Salah satu tempat wisata di Gunungkidul yang wajib dikunjungi apalagi kalau sobat seorang pencinta alam, adalah Goa Pindul. Kalau beberapa waktu yang lalu, aku memposting tentang Goa Jomblang, sekarang saatnya Goa Pindul.

goa pindul
Menyusuri Sungai
Goa Pindul merupakan goa dengan keindahan yang luar biasa. Untuk menikmati keindahan goa ini, kita harus menyusuri sungai bawah tanah yang berada di goa tersebut. Menyusuri sungai dengan menggunakan pelampung atau ban merupakan hal yang sangat menyenangkan.

goa pindul
Seberkas Sinar
Tidak hanya berenang saja, selama perjalanan di sepanjang aliran sungai kita bisa menikmati keindahan stalagtit dan stalakmit goa yang menakjubkan. Di goa yang memiliki panjang 350 meter ini juga merupakan tempat tinggal kelelawar yang pada siang hari sedang tidur menggantung di langit-langit goa.

goa di gunungkidul
Mulut Goa
Di Goa Pindul ini terbagi dalam 3 bagian yaitu bagian terang yang berada di sekitar mulut goa, bagian remang karena masih ada sinar matahari yang masuk dan bagian gelap. Kedalaman sungai bawah tanah di goa ini sendiri bisa mencapai 7 meter, sehingga pengunjung diharuskan tetap di atas ban ataupun memakai pelampung.

goa pindul di gunungkidul
Lompat!!!
Di salah satu bagian goa terdapat tempat yang mendapat banyak sinar matahari, dan di tempat ini pengunjung bisa menikmati kejernihan air dengan berenang dan loncat dari ketinggian dinding goa.

Goa Pindul sendiri terletak di Desa Beji, Kecamatan Karang Mojo, Kabupaten Gunungkidul. Lokasinya bisa ditempuh dalam waktu 1,5 - 2 jam dari kota Yogya. Pengelolaan objek wisata ini dilakukan oleh swadaya alias oleh penduduk sekitar.

Untuk mengunjungi objek wisata ini, sobat tidak perlu repot-repot membawa peralatan seperti ban atau pelampung, karena pihak pengelola sudah menyiapkan semuanya. Dengan membayar tarif Rp 30 ribu per orang, pengunjung sudah bisa menyusuri kedalaman Goa Pindul lengkap dengan pelampung/ban, pemandu, transportasi, dan juga asuransi. Bagaimana? Tertarik berpetualang ke Goa Pindul, Gunungkidul.

Wisata Pantai Sundak, Gunungkidul

5:22 PM
Pantai Sundak, Gunungkidul. Saat ini bila sobat liburan di Yogyakarta jangan hanya berkeliling di kota gudeg itu saja. Tidak jauh dari pusat Kota Yogyakarta terdapat sebuah kabupaten dengan puluhan objek wisata pantai dengan panorama yang memuaskan. 

Gunungkidul, mungkin sudah banyak yang tahu bahwa kabupaten di Provinsi D.I.Yogyakarta ini memang memiliki deretan pantai yang sangat indah. Terdapat sedikitnya 10 pantai indah berada di pesisir selatan pulau Jawa di kabupaten ini. Salah satu pantai tersebut adalah Pantai Sundak.

pantai sundak
Pengunjung
Pantai Sundak berada di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Lokasi Pantai Sundak ini berada tidak jauh dari Pantai Ngandong yang juga cantik panoramanya. Pantai Sundak memiliki pemandangan yang indah dengan pasir putih yang bersih dan air laut yang jernih.

pantai sundak
Pasir Putih
Saking jernihnya, karang-karang kecil yang berada di tepi pantai bisa terlihat jelas. Di sebelah kiri kanan pantai terdapat batu karang besar yang memisahkan pantai ini dengan pantai-pantai lainnya. Ombak di Pantai Sundak lumayan besar sehingga diharapkan tidak berenang sampai ke tengah laut demi keselamatan pengunjung.

Di sekitar pantai terdapat beberapa warung makan yang menyediakan beberapa menu masakan khas Yogya. Memang di sekitar pantai belum tersedia penginapan untuk bermalam, namun bila ingin menginap di pantai ini, pengunjung bisa mendirikan tenda di tepi pantai namun tetap harus menjaga kebersihan dan kelestarian pantai.

pantai sundak gunungkidul
Pantai Sundak, Gunungkidul
Nama Sundak sendiri berawal dari sebuah cerita atau kejadian di sekitar pantai tersebut. Dahulu terjadi perkelahian antara asu (anjing) dengan seekor landak di sebuah goa di sekitar pantai itu dan tak disangka di goa tersebut terdapat mata air tawar yang pada akhirnya digunakan oleh masyarakat sekitar untuk kehidupan sehari-hari, sehingga lahirlah nama Sundak.

Untuk menuju lokasi Pantai Sundak ini cukup mudah. Dari Yogyakarta bisa ditempuh selama 2 jam perjalanan dengan kondisi jalan yang mulus namun menanjak. Memang pemerintah daerah setempat sedang gencar-gencarnya mempromosikan Gunungkidul sebagai tujuan wisata setelah wisatawan berkunjung ke Yogyakarta. 

Keindahan Pantai Siung, Gunungkidul Yogyakarta

11:00 PM
Objek Wisata Pantai SiungGunungkidul, sebuah kabupaten di Provinsi D.I.Yogyakarta ini, akhir-akhir ini semakin dikenal keindahannya karena memiliki puluhan objek wisata dengan panorama yang mengagumkan. Kepopuleran Gunungkidul sebagai tujuan wisata tidak lepas dari informasi yang ada di dunia maya seperti ini.

Banyak sekali para traveller yang membagi pengalamannya lewat internet demi memberikan informasi tentang tempat wisata yang pernah dikunjunginya. Salah satu objek wisata di Gunungkidul yang tidak boleh sobat lewatkan adalah Pantai Siung.

Pantai Siung terletak di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul. Bila dari Yogyakarta, pantai ini bisa ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dengan jarak tempuh 70 kilometer. Pantai ini merupakan pantai yang paling populer di Gunungkidul selain Pantai Indrayanti.

pantai siung gunungkidul
Pantai Siung
Menurut penduduk setempat, dinamakan Pantai Siung karena keberadaan batu karang raksasa yang terletak di sebelah barat dan timur pantai. Bila dilihat dari atas, batu karang ini menyerupai siung atau gigi taring. Sampai sekarang pun batu karang tersebut masih bisa dinikmati sebagai hiasan pantai yang indah ini.

pantai siung
Batu Karang
Soal keindahan, jangan ditanya lagi. Pantai yang terletak di pesisir pantai selatan Pulau Jawa ini memiliki pasir putih yang bersih dan air laut yang jernih. Di tepi pantainya terdapat rumah-rumah kayu yang bisa digunakan untuk bersantai dan bersandar sembari menikmati hembusan angin pantai yang hangat.

Lokasi Pantai Siung ini diapit oleh tebing-tebing tinggi yang digunakan oleh para pecinta alam sebagai lokasi panjat tebing. Terdapat sekitar 250 jalur panjat tebing di area ini. Jadi bila sobat berlibur di pantai ini, sobat bisa melihat aksi para climber dalam menaklukkan tebing curam disini.

pantai siung
Pengunjung Membersihkan Pantai Usai Berkemah
Selain itu, di sebelah timur pantai tidak jauh dari tebing tersebut terdapat area ground camp, yaitu untuk pengunjung yang ingin bermalam di pantai dengan mendirikan tenda. Disini pengunjung bisa menggelar acara api unggun namun harus tetap memperhatikan lingkungan dan tidak mengganggu habitat penyu seperti yang tertulis di papan peringatan disana.

Tidak jauh dari ground camp ini, terdapat sebuah rumah panggung yang terbuat dari kayu yang bisa digunakan untuk basecamp bila pengunjung tidak membawa tenda untuk bermalam. Biasanya bila malam datang, beberapa kera berekor panjang akan turun ke pantai untuk mencari makan. Pemandangan yang tak boleh sobat lewatkan.

pantai siung
Pengunjung
Untuk menikmati kesemuanya itu sobat hanya membayar tiket masuk pantai sebesar Rp 3 ribu per orang. Untuk menuju ke lokasi pantai ini memang tidak mudah. Jalur yang dilewati berupa tanjakan, turunan, belokan tajam namun kondisi jalan yang cukup baik. 

Jalur yang paling mudah adalah melalui Yogyakarta - Wonosari - Baron - Tepus. Sedangkan jalur lain yang bisa dilalui tapi sedikit menantang adalah Yogyakarta - Imogiri - Gunungkidul. Jalur kedua ini lebih berat karena kondisi jalan yang berlubang. Jadi tunggu apa lagi, segera berlibur ke Pantai Siung, Gunungkidul Yogyakarta.

Air Terjun Sidoharjo Yang Masih Perawan, Kulon Progo

11:33 AM
Air Terjun Sidoharjo, Yogyakarta. Bingung ingin menghabiskan waktu di hari libur atau hari minggu?. Kenapa tidak mencoba berwisata ke sebuah air terjun. Air terjun merupakan tempat wisata yang sangat cocok untuk mencari keheningan dan ketenangan baik sendirian maupun dengan pasangan tercinta.

Di setiap objek wisata air terjun, selalu dipenuhi dengan pengunjung yang kebanyakan adalah anak muda dengan pasangan mereka masing-masing. Memang menikmati keindahan panorama air terjun dengan mandi bersama atau sekadar bermain air memberikan sensasi yang luar biasa pada kisah asmara sobat.

air terjun sidoharjo
Air Terjun Sidoharjo
Nah, bila sobat bertempat tinggal di daerah Yogyakarta, khususnya Kabupaten Kulon Progo, ada sebuah air terjun yang patut dicoba untuk dijelajahi. Air terjun ini bernama Sidoharjo namun ada juga yang menyebutnya dengan Air Terjun Perawan

air terjun sidoharjo
Sepasang Kekasih (foto : wisata.kompasiana.com)
Air terjun Sidoharjo terletak di Dusun Gonolangu, Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Lokasi air terjun ini bisa ditempuh selama 1,5 jam dari Kota Yogya. Letaknya tak jauh dari lokasi Air Terjun Grojogan Watu Jonggol.

Topografi Kabupaten Kulon Progo yang sebagian besar daerah pegunungan, sangat memungkinkan untuk memiliki objek wisata semacam ini. Air terjun Sidoharjo ini memang belum banyak orang yang tahu sehingga kondisinya masih alami, asri dan bersih dari sampah-sampah.

Air terjun setinggi 75 meter ini mengalir deras ke bawah dari tebing batu cadas dengan tingkat kemiringan 90 derajat. Sehingga air yang jatuh tidak terhalang oleh apapun. Bila ke air terjun ini sebaiknya berkunjung pada musim hujan karena pada saat itu debit air sedang banyak-banyaknya dan memberikan pemandangan yang lebih memuaskan.

air terjun sidoharjo
Megah
Untuk menikmati suasana air terjun yang begitu menenangkan, biasanya pengunjung bermain air atau mandi di kolam penampungan air di bawah air terjun. Airnya begitu dingin dan segar, jadi jangan lupa membawa handuk dan pakaian ganti. Di sekitar air terjun juga terdapat tanaman bunga warna-warni yang sangat cantik.

Selain itu, di lokasi air terjun masih sering terlihat beberapa kera berekor panjang yang menampakkan dirinya diatas tebing batu cadas atau bermain di sekitar air terjun tersebut. Suara kicauan burung liar juga akan menemani liburan sobat di kawasan air terjun ini.

Karena masih alami dan perawan, disarankan untuk membawa perbekalan sendiri seperti makanan dan minuman, atau pun camilan karena tidak ada pedagang yang berjualan disana.

Untuk menuju lokasi air terjun tidak terlalu sulit. Dari Yogya melewati jalan Godean ke arah barat terus saja sampai melewati Sungai Progo kemudian belok ke kanan sampai di Desa Dekso. Dari Pasar Dekso ambil jalan ke arah Samigaluh dengan kondisi jalan yang cukup bagus namun menanjak.

Ikuti saja jalan tersebut hingga menjumpai plang sekolah MTS Sidoharjo di sebelah kanan jalan. Masuklah ke jalan kecil di sebelah plang tersebut kemudian lurus saja sampai menemui MTS tersebut di kiri jalan. sekitar 500 meter dari MTS, sobat akan menjumpai sebuah pos ronda

Nah, di sekitar tempat ini sobat bisa menitipkan kendaraan dengan tarif sukarela, kemudian perjalanan dilanjutkan lagi dengan berjalan kaki sejauh 500 meter lagi untuk menuju lokasi Air Terjun Sidoharjo.

Air Terjun Grojogan Watu Jonggol, Yogyakarta

10:24 PM
Air Terjun Grojogan Watu Jonggol. Wisata air terjun memang salah satu jenis objek wisata yang cukup digemari oleh masyarakat Indonesia khususnya bagi pecinta alam dan muda-mudi yang sedang kasmaran. Air terjun memberikan suasana yang sangat pas untuk menikmati ketenangan dengan panoramanya yang indah dan alam yang asri dan sejuk. 

Salah satu objek wisata air terjun yang bisa sobat kunjungi di kota yang kental dengan budaya Jawa-nya ini adalah air terjun Grojogan Watu Jonggol. Air terjun ini terletak di Dusun Ngglingo, Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, sekitar 42 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta. 

air terjun grojogan watu jonggol
Air Terjun Grojogan Watu Jonggol
Air terjun Grojogan Watu Jonggol berada di ketinggian 900 meter dpl. Air terjun setinggi 60 meter ini memang berada di daerah pegunungan sehingga suasana di sekitar air terjun begitu sejuk dengan dikelilingi oleh pohon-pohon lebat yang tumbuh subur disana.

Untuk menuju ke lokasi air terjun ini membutuhkan waktu sekitar 1,5 - 2 jam perjalanan. Dari Yogya, sobat bisa melalui jalan Godean terus jalan lurus sampai di Kali Progo. Sampai di perempatan Kenteng, sobat bisa ke arah kanan menuju ke perempatan Dekso.

air terjun grojogan watu jonggol
Indah
Dari perempatan Dekso, sobat ambil arah kiri, lalu lurus saja sampai melewati jalan yang sedikit tidak ramah dengan tanjakan yang berkelok-kelok dan kondisi jalan yang sedikit rusak. Perjalanan masih terus berlanjut sampai sobat menemukan petunjuk jalan menuju Desa Pagerharjo.

Sampai di Desa Pagerharjo, sobat jalan lurus saja sampai menemui pertigaan Plono. Sampai di pertigaan ini, sobat ambil arah kanan dengan kondisi jalan yang semakin menyempit dan menanjak. Dari sini perjalanan hanya membutuhkan waktu 10-15 menit ke lokasi air terjun.

Sampai di Dusun Ngglinggo, kendaraan bisa diparkir di rumah-rumah penduduk karena memang belum ada tempat parkir resmi. Setelah memarkir kendaraan, pengunjung harus berjalan kaki melalui jalan setapak menuju lokasi air terjun.

air terjun grojogan watu jonggol
Jembatan Bambu
Perjalanan menembus pepohonan lebat merupakan suatu pengalaman tersendiri meskipun memang membutuhkan kondisi yang prima dan sangat menguras tenaga, apalagi jalan yang licin dan banyak ditumbuhi oleh ilalang. Setelah sekitar 10-15 menit berjalan kaki dan melewati sebuah jembatan bambu, akhirnya sampai juga di lokasi air terjun Grojogan Watu Jonggol. 

Meskipun air terjun ini tidak jauh berbeda dengan air terjun lainnya, namun keindahannya masih menjadi magnet bagi para wisatawan untuk mengunjunginya. Air terjun ini memiliki aliran air yang cukup deras dan di sebelah kanan kirinya terdapat bukit yang ditumbuhi oleh pepohonan yang lumayan lebat.

Biasanya pengunjung menikmati air terjun dengan bermain air atau mandi dibawah guyurannya yang sangat dingin dan segar. Nah, bila sobat berniat mengunjungi air terjun ini, harap membawa bekal yang cukup karena tidak ada pedagang di lokasi Air Terjun Grojogan Watu Jonggol.

Objek Wisata Di Gunungkidul

3:55 AM
Objek atau tempat wisata di Gunungkidul. Mungkin masih banyak warga Indonesia yang belum mengetahui keindahan alam yang ada di Gunungkidul. Bila di berita-berita televisi, Gunungkidul sering diinformasikan sebagai tempat yang kering dan tandus, pada kesempatan ini aku akan menyajikan sisi lain dari Kabupaten Gunungkidul ini.

Gunungkidul merupakan salah satu kabupaten yang ada di Yogyakarta. Di balik kondisi alamnya yang sebagian besar memang kering dan kekurangan air, ternyata Kabupaten Gunungkidul memiliki banyak objek wisata yang sangat sayang untuk dilewatkan. Berikut ini adalah tempat atau objek wisata di Gunungkidul yang wajib sobat kunjungi :


Pantai Ngobaran
Pantai ini terletak di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Gunungkidul. Pantai ini berpasir putih dengan ciri khas yaitu sebagian pantai diselimuti oleh rumput laut sejenis alga yang berwarna hijau. Di pantai ini juga terdapat pura yang berada di atas bukit karang.

2. Pantai Indrayanti

Pantai Indrayanti
Nama asli pantai ini adalah Pantai Pulang Syawal. Indrayanti diambil dari nama sebuah restoran yang berada di pantai tersebut. Pantai Indrayanti terletak di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Gunungkidul. Kondisi pantai yang sangat bersih dengan pasir putihnya membuat pantai ini menjadi objek wisata favorit di Gunungkidul.

3. Pantai Pok Tunggal

Pantai Pok Tunggal
Letak pantai Pok Tunggal berada tidak jauh dengan Pantai Indrayanti yaitu di Kecamatan Tepus. Ciri khas pantai ini adalah adanya sebuah pohon yang berdiri sendirian di tepi pantai. Pohon itu selalu dijaga oleh warga setempat. Seperti pantai lainnya, Pantai Pok Tunggal juga memiliki pasir pantai yang berwarna putih bersih.

4. Goa Jomblang

Goa Jomblang
Goa Jomblang merupakan salah satu objek wsiata petualangan yang ada di Gunungkidul. Pemandangan di dalam goa berupa sinar matahari yang masuk ke dalam membuat siluet yang sangat indah. Goa Jomblang terletak di Desa Jetis, Kecamatan Semanu, Gunungkidul sekitar 50 kilometer dari Yogyakarta.

5. Air Terjun Sri Gethuk

Air Terjun Sri Gethuk
Air terjun Sri Gethuk terletak di desa wisata Bleberan, Kecamatan Playen, Gunungkidul. Air terjun ini memiliki panorama yang sangat indah. Untuk menuju ke lokasi air terjun kita harus menyusuri sebuah sungai menggunakan perahu rakit yang terbuat dari papan dan drum bekas.

6. Pantai Ngandong

Pantai Ngandong
Pantai Ngandong memiliki keindahan alam yang sangat menakjubkan. Pasir putih pantai yang bersih dipadu dengan jernihnya air laut membuat pantai ini sangat pantas sebagai lokasi berlibur. Letak pantai ini berada di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Gunungkidul.

Selain keenam objek wisata diatas, sebenarnya masih banyak lagi tempat yang bisa digunakan sebagai lokasi liburan sobat antara lain Pantai Sundak, Pantai Siung, Pantai Sepanjang, Pantai Drini, Gunung Api Purba Nglanggeran, Pantai Kukup dan lain sebagainya. Demikian postinganku yang berjudul Objek Wisata Di Gunungkidul, semoga bisa menjadi referensi sobat untuk menikmati liburan.

Keunikan Pantai Ngobaran, Gunungkidul

10:37 AM
Pantai Ngobaran, Gunungkidul. Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta ini memang sangat unik. Di satu sisi, Gunungkidul dikenal sebagai daerah yang tandus, kering dan sering kekurangan air. Namun disisi lain, Gunungkidul menyimpan berjuta pesona keindahan pantainya yang eksotis, salah satunya adalah Pantai Ngobaran.

Secara umum kondisi Pantai Ngobaran masih alami. Hamparan pasir putih yang tersaji di tepi pantai, ditemani gulungan ombak dan deretan batu karang yang berjejer, serta rumput laut hijau (alga) yang menghiasi sebagian pantai membuat keunikan tersendiri pantai ini. Disini pengunjung bisa menjumpai puluhan binatang laut yang berada di sela-sela batu karang mulai landak laut, bintang laut maupun kerang.

Pantai Ngobaran, Gunungkidul
Pantai Ngobaran terletak di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul. Berjarak sekitar 65 kilometer dari Kota Yogyakarta. Membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk mencapai lokasi pantai ini bila dari Yogyakarta.

Alga
Pantai Ngobaran memiliki keunikan yang sangat khas dibanding pantai-pantai lain di Gunungkidul. Keunikan itu adalah terdapat sebuah pura yang berada diujung batu karang mirip dengan yang ada di Pulau Bali. Memasuki kawasan pantai pengunjung akan menjumpai prasasti yang disebelah kanan kirinya terdapat arca dan stupa.

Pura
Berjalan ke arah selatan dari letak prasasti, pengunjung bisa melihat sebuah pura yang aku sebutkan diatas. Di samping pura ini biasanya digunakan pengunjung untuk menyaksikan pemandangan laut lepas yang menakjubkan. Di dekat pura tersebut terdapat sebuah musholla berukuran 3 x 4 meter dan sebuah rumah joglo.

Laut Lepas
Setelah puas berkeliling kawasan pantai Ngobaran, saatnya mengisi perut. Salah satu kuliner khas yang dijual di warung-warung makan di sepanjang jalan menuju pantai ini adalah Landak Laut Goreng. Menu ini sangat terkenal di pantai Ngobaran, dan menurut warga setempat daging landak laut cukup kenyal dan rasanya lezat.

Tiket masuk ke pantai ini cukup murah yaitu Rp 3 ribu per orang dengan fasilitas yang masih seadanya yaitu kamar mandi, tempat parkir, musholla, dan warung makan.

Untuk menuju lokasi Pantai Ngobaran tidak terlalu sulit. Dari Yogyakarta telusuri jalan menuju Wonosari -->  Piyungan --> jalan mulai menanjak dan berkelok-kelok --> Tikungan Bokong Semar --> Hargodumilah --> Patuk --> Tikungan Irung Petruk --> Sambi Pitu --> Hutan Tleseh --> Lapangan Udara Gading --> Pertigaan Gading --> belok kanan ke arah Paliyan --> ke selatan menuju Trowono --> Pusdiklat TNI AD --> Hutan Sodong.

Dari hutan sodong ke Pasar Trowono --> Kelurahan Kanigoro terus ketemu pertigaan --> kalau ke kiri Pantai Ngrenehan, kanan Pantai Ngobaran. Akhirnya sampai juga di Pantai Ngobaran yang sebagian pantainya diselimuti oleh rumput laut hijau tersebut.

Pantai Pok Tunggal Di Gunung Kidul

7:51 PM
Pantai Pok Tunggal, Gunung Kidul, Yogyakarta. Bagi yang belum tahu, ternyata Kabupaten Gunung Kidul memiliki segudang objek wisata berupa pantai yang memiliki keindahan yang luar biasa. Pantai-pantai tersebut antara lain Pantai Indrayanti, Pantai Pok Tunggal, Pantai Ngandong, Pantai Siung, Pantai Ngobaran dan banyak lagi lainnya. Nah, untuk kali ini aku akan berbagi informasi tentang Pantai Pok Tunggal. 

Mungkin belum banyak yang tahu tentang pantai yang satu ini. Karena memang pantai ini merupakan pantai yang masih alami dan baru dibuka pada Februari 2012 silam. Pantai Pok Tunggal berada tidak jauh dengan Pantai Indrayanti dan Pantai Siung, tepatnya di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.

Pantai Pok Tunggal
Nama pantai yang unik bukan karena tidak ada sebab. Pok berarti tunas, sedangkan tunggal berarti sendiri. Lalu apa hubungannya dengan pantai ini???. Di tengah pantai ini terdapat sebuah pohon yang berdiri sendirian tanpa "teman", namun memang di tepi pantainya banyak sekali pepohonan, namun itulah nama yang diberikan oleh penduduk setempat untuk pantai ini. Di pohon tersebut terdapat tulisan berupa larangan untuk memanjat karena memang pohon ini selalu dijaga kondisinya oleh warga setempat.

Sunset Dan Siluet
Pantai yang dikelola sendiri oleh masyarakat setempat ini memang memiliki panorama alam yang alami dan sangat indah. Pasir pantainya berwarna putih bersih dan air lautnya jernih dan bersih pula. Hembusan angin pantai serta suara debur ombak membuat liburan sobat disini sangat menyenangkan. Bila beruntung, di pantai ini sobat bisa melihat monyet-monyet liar penghuni kawasan ini.

Berkemah
Meskipun masih baru, pantai ini fasilitasnya berangsur-angsur mulai lengkap seperti warung makanan dan minuman, payung pantai, toilet, dan lain-lain. Hal yang tidak boleh dilewatkan adalah menyaksikan panorama sunset disini. Dan bila sobat ingin bermalam di pantai ini, pengelola menyediakan tenda dome untuk tempat sobat menginap dengan biaya sewa Rp 60 ribu permalam. Bermalam di pantai sambil menyalakan api unggun merupakan sesuatu yang sulit untuk dilupakan.

Memang untuk menuju ke lokasi pantai ini cukup menguras tenaga karena kondisi jalannya yang masih dalam tahap pembangunan. Dari Desa Tepus, pengunjung harus melewati sebuah jalan sempit sejauh 2 kilometer dengan medan bebatuan dan berlumpur apalagi pada saat musim hujan seperti ini. Setelah sekitar 20 menit melewati jalan yang tidak bersahabat ini sampailah kita di Pantai Pok Tunggal.

Air Laut Jernih
Untuk memasuki area pantai ini pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp 1.000 per orang ditambah biaya parkir kendaraan. Untuk parkir roda dua Rp 2 ribu, untuk mobil sebesar Rp 5 ribu, sedangkan untuk minibus Rp 15 ribu. Sebagai saran bila sobat berlibur ke Gunung Kidul lebih baik membawa kendaraan sendiri karena letak objek wisatanya jarang dilalui oleh kendaraan umum. Jadi jangan lupa kunjungi Pantai Pok Tunggal bila sobat berlibur ke Gunung Kidul.

Pantai Indrayanti atau Pulang Syawal, Gunung Kidul

8:29 PM
Objek Wisata Pantai Indrayanti atau Pulang Syawal, Yogyakarta. Mungkin belum banyak yang tahu akan pantai ini. Nama asli pantai di Gunung Kidul ini adalah Pantai Pulang Syawal sedangkan nama Indrayanti sendiri diambil dari nama sebuah kafe atau restoran di tepi pantai tersebut.

Pantai Indrayanti terletak di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.  Letaknya berada di antara Pantai Sundak dan Pantai Siung. Pantai ini memiliki keindahan yang jauh lebih baik dari Pantai Parangtritis yang terkenal itu.

Pantai Indrayanti
Dahulu Pantai Indrayanti tidak secantik sekarang. Banyak sampah berserakan dan terkesan kumuh, namun setelah didirikannya restoran bernama Indrayanti oleh seorang warga Gunung Kidul, lambat laun pantai ini memperlihatkan kecantikannya.

Pos Pemantauan
Pantai Indrayanti memiliki pasir pantai yang berwarna putih lembut yang menghampar sepanjang 500 meter. Kondisi pantainya sangat bersih, karena memang sangat dijaga oleh pengelolanya. Air laut yang jernih membuat siapa saja akan segera menceburkan diri ke air. Namun untuk berenang di pantai ini diberi batas jarak, mengingat ombaknya yang lumayan besar.

Gazebo
Disisi timur dan barat pantai ini dibatasi oleh bukit dan batu karang. Di sepanjang tepi pantai terdapat berjejer gazebo dengan atap yang terbuat dari rumbai-rumbai pepohonan. Ada juga payung yang bisa disewa dengan harga Rp 20 ribu untuk sobat bersantai. Duduk dibawah payung sambil minum es kelapa muda sambil menikmati keindahan pantai yang bersih memang sebuah kegiatan yang menyenangkan.

Ramai Pengunjung
Di sekitar bibir pantai berdiri tegak sebuah pos pemantauan yang sederhana yang digunakan oleh para life guard lokal untuk mengawasi semua aktivitas di pantai. Sekarang pantai ini mulai sering dikunjungi oleh para wisatawan karena sudah mulai dikenal melalui dunia maya seperti facebook, blog, ataupun dari mulut ke mulut.

Indah
Untuk menuju ke lokasi pantai ini tidak terlalu sulit. Dari pusat kota Yogyakarta bisa ditempuh kurang dari 2 jam, atau bisa naik bus jurusan Wonosari. Untuk tiket masuk sebesar Rp 5 ribu ditambah ongkos parkir. Bagaimana tertarik bukan?. Jangan lupa mampir ke Pantai Indrayanti bila sobat berlibur di Yogyakarta.

Pantai Ngandong, Pantai Cantik Di Yogyakarta

8:58 AM
Pantai Ngandong. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Kota Yogyakarta merupakan salah satu kota tujuan wisata utama setelah Bali. Yogyakarta lebih terkenal dengan Malioboro ataupun Keraton Yogya-nya. Pantainya pun yang paling terkenal disana adalah Pantai Parangtritis. Namun ada satu lagi pantai yang jauh lebih cantik yaitu Pantai Ngandong.

Pantai cantik nan elok ini terletak di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Propinsi D.I.Yogyakarta. Lokasi pantai ini bisa ditempuh selama 3 jam perjalanan dari Kota Gudeg tersebut. Pantai ini diapit oleh 2 pantai lainnya yaitu Pantai Sundak dan Pantai Krakal.

Pantai Ngandong
Pantai Ngandong tergolong pantai yang masih asri dan alami karena belum banyak yang pernah berkunjung kesana. Karena untuk mencapai lokasi pantai ini tidak mudah, pengunjung harus melewati jalanan berbatu dan pohon-pohon besar disisi kanan kirinya.

Meskipun Pantai Ngandong tidak luas, namun keindahannya sangatlah mempesona. Pantainya yang landai dengan pasir putih yang bersih dan birunya air laut membuat pantai ini tidak kalah dengan pantai tetangganya.  Di sebelah kanan kiri pantai terdapat perbukitan batu karts yang hijau menambah cantiknya pantai ini.

Berenang Di Pantai
Ada beberapa fasilitas yang ditawarkan oleh pengelola Pantai Ngandong untuk para wisatawan. Misalnya, sobat bisa menikmati panorama dan keindahan pantai dengan duduk di kursi yang memang sengaja disediakan oleh para pemilik warung atau kedai yang berdagang di tepi pantai. Dengan begitu, sobat pun dapat mengawasi putera-puteri sobat yang sedang bermain pasir dan berenang di pantai dengan airnya yang cukup bersahabat.

Ada keunikan lain di pantai ini yaitu, bila kita menuju ke tengah laut dengan menggunakan kapal nelayan, kita akan menjumpai sebuah sumber air tawar yang muncul ke permukaan laut, sehingga seperti air yang mendidih.

Perahu Nelayan
Pantai Ngandong juga merupakan tempat berlabuhnya para nelayan setempat. Disini pengunjung bisa menikmati aneka hidangan seafood segar di tepi pantai. Bila ingin membawa sebagai oleh-oleh, pengunjung bisa membeli ikan segar langsung dari para nelayan tentunya dengan harga yang lebih terjangkau.

Fasilitas lain yang bisa sobat jumpai saat berkunjung ke pantai Ngandong adalah penginapan satu rumah, yang terdiri dari 4 kamar dan juga rumah panggung dengan AC didalamnya. Rumah panggung ini berada di bibir pantai sehingga sangat mengasyikan untuk menikmati keindahan Pantai Ngandong sambil bersantai di dalam kamar.

Menyusuri Goa Jomblang, Yogya

12:45 AM
Goa Jomblang merupakan salah satu goa di kawasan pegunungan karst di Gunung Kidul yang memiliki keindahan yang sangat mempesona. Goa Jomblang ini terletak di Desa Jetis, Kecamatan Semanu, Gunung Kidul, sekitar 50 kilometer arah tenggara Kota Yogyakarta.

Untuk menikmati keindahan goa ini dibutuhkan tenaga dan kondisi tubuh yang prima serta keahlian dalam soal panjat memanjat. Karena goa ini merupakan goa vertikal yang jarak antara bibir goa dengan dasar goa beragam, yang paling dalam sekitar 80 meter. Dibutuhkan kemampuan Single Rope Technique (SRT) atau menggunakan satu tali untuk naik dan turun ke dasar goa ini.

Goa Jomblang
Dulunya Goa Jomblang ini dijadikan lokasi pembantaian massal anggota PKI pada tahun 1970an. Karena kejadian itulah, goa ini sempat cukup lama tidak dijamah oleh manusia. Namun sekitar tahun 1990an setelah masyarakat setempat menggelar doa bersama di goa tersebut, lambat laun goa ini mulai ramai dikunjungi oleh para pecinta alam.

Cahaya Surga
Saat turun ke dasar goa menggunakan tali, kita harus hati-hati terhadap barang bawaan kita seperti tas, karena bisa tersangkut pada pohon yang tumbuh di sela-sela tebing goa. Sampai ke dasar goa, terlihat sebuah lorong yang menghubungkan Goa Jomblang dengan goa lainnya yaitu Goa Grubug. Disini kita akan menyusuri lorong sepanjang 500 meter. Kita tinggal mengikuti jalan setapak berupa bebatuan yang disusun di sepanjang lorong, namun harus tetap hati-hati karena licin.

Goa Jomblang Dari Atas
Sampai di ujung lorong, pemandangan luar biasa terlihat didepan mata. Seberkas sinar matahari menerobos masuk ke dalam kegelapan abadi goa ini. Keindahan sinar yang mungkin hanya bisa sobat saksikan di tempat ini. Terlihat juga dua buah stalagmit besar berwarna hijau yang "tumbuh" di tengah dasar Goa Grubug. Pemandangan cahaya yang indah tersebut hanya bisa dilihat antara pukul 10.00 sampai 13.00 WIB.

Disekitar goa tersebut terdapat sebuah aliran sungai yang memiliki arus tidak begitu besar, namun bila musim hujan tiba, aliran sungai ini bertambah besar dan tidak disarankan untuk bermain-main di sungai ini.

Museum Kereta Kencana Keraton Yogya

9:44 PM
Museum Kereta Kencana berada di kompleks Ndalem Keraton Nyayogyakarta. Museum ini menyimpan koleksi kereta kuda milik sultan Yogya yang antik dan berusia tua, bahkan ada yang sampai ratusan tahun. Kereta kuda merupakan alat transportasi yang digunakan oleh kesultananYogya pada masa lampau baik untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan keraton.

Bila mengunjungi Kota Yogyakarta sempatkanlah mengunjungi museum ini karena letaknya yang tidak jauh dari alun-alun Yogya. Bisa ditempuh dengan jalan kaki maupun naik becak. Namun biasanya kalau naik becak kita akan dibawa berputar-putar dulu biar bayarnya agak mahal, bisa-bisa aja tuh abang becaknya.

Pintu Masuk
Museum ini memiliki koleksi kereta sebanyak 23 buah. Dulu, museum ini merupakan garasi bagi kereta - kereta tersebut. Berikut nama - nama kereta yang ada di museum ini :
  • Kyai Jongwiyat
  • Kyai Jolodoro
  • Roto Biru
  • Kyai Rejo Pawoko
  • Premili
  • Kus No.10 (baca: Kus Sepuluh)
  • Kapulitin
  • Kyai Kuthakaharjo
  • Kus Gading
  • Kyai Puspoko Manik
  • Roto Praloyo
  • Kyai Jetayu
  • Kyai Harsunaba
  • Kyai Wimonoputro
  • Kyai Manik Retno
  • Kanjeng Nyai Jimad
  • Mondrojuwolo
  • Garuda Yeksa
  • Landower Wisman
  • Landower Surabaya
  • Landower
  • Kyai Noto Puro
Hampir sebagian besar kereta tersebut dibeli pada masa Sri Sultan HB VIII dari Eropa. Layaknya kereta, tentu harus ada kuda yang menariknya. Dimana kuda-kuda dipelihara? Rupanya disediakan tenpat khusus untuk mereka, tepat di sebelah museum.

Kereta Garuda Yeksa
Diantara sekian banyak kereta, yang paling tua adalah Kanjeng Nyai Jimad, buatan Belanda tahun 1750. Ini adalah kereta yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari Sri Sultan HB I-III. Sementara itu, kereta yang digunakan untuk penobatan sultan adalah Garuda Yeksa yang seluruh bagian kereta tersebut berlapis emas 18 karat, termasuk simbol garudanya seberat 20 kg. 

Kereta Roto Praloyo
Sedangkan kereta untuk putra-putri sultan saat remaja adalah Kyai Jetayu. Ada juga kereta jenazah yang membawa jasad sultan ke Imogiri (kompleks pemakaman raja-raja di Jawa Tengah), yaitu Roto Praloyo. Selain kereta, terdapat juga replika pelana kuda milik Sri Sultan HB VIII yaitu pelana Kyai Cekatha. Pelana sultan yang asli berhiaskan emas dan berlian.

Tips Belanja Dan Berwisata Di Malioboro

Tips Belanja Dan Berwisata Di Malioboro

8:11 AM
Malioboro merupakan salah satu jalan atau tepatnya tempat wisata yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan yang berlibur ke Kota Yogyakarta. Malioboro terkenal dengan berbagai cendera mata dan kuliner yang dijual di sepanjang jalan itu. 

Saya akan bagikan tips-tips agar belanja dan wisata sobat di Malioboro ini lebih asyik, aman dan menyenangkan. Berikut tips - tipsnya :
  1. Simpan barang - barang berharga sobat ditempat yang paling aman seperti perhiasan, dompet, uang, tas, karena ditempat ini apalagi pada musim liburan akan penuh sesak dan untuk menghindari dari tangan - tangan yang tidak bertanggung jawab.
  2. Harga barang dagangan disini rata-rata bisa ditawar, kecuali ditoko dengan banderol resmi. Tawarlah lebih dari 25 - 50 % terlebih dulu dan itu sah-sah saja, jangan takut di cemooh oleh pedagangnya. Kalau sobat ulet akan mendapatkan harga yang paling murah.
  3. Bila sobat belanja lebih dari satu orang, jangan menawar di satu pedagang saja, suruh teman sobat menawar di tempat lain sehingga pedagang akan memberi harga yang lebih murah.
  4. Kalau hendak menikmati kuliner di jalan ini, pilihlah warung yang meyertakan menu berikut daftar harganya, karena kalau tidak ada harganya sobat biasanya dikenakan harga yang mahal.
  5. Bila ingin naik becak atau delman, pintar-pintarlah menawar. Tapi sebenarnya menyusuri tempat ini dengan berjalan kaki justru lebih menyenangkan dan sehat.
  6. Siapkan uang receh untuk para pengamen, bila sobat tidak punya recehan, tolaklah dengan halus.
  7. Sebaiknya sobat juga mengunjungi Tugu Keraton, Stasiun Tugu, Gedung Istana Negara, Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg, dan Monumen Serangan Oemoem 1 Maret yang berada di sekitar Jalan Malioboro.
Semoga tips yang saya berikan bisa membuat liburan sobat lebih menyenangkan.
  

Malioboro, Surga Cendera Mata Di Yogya

7:37 AM
Malioboro, siapa yang tidak kenal dengan nama jalan yang satu ini. Jujur saja ketika pergi ke Yogya, baik melalui stasiun kereta api Tugu ataupun Bandara Adi Soetjipto, daerah atau tujuan utama mana yang pertama terbesit dalam pikiran sobat?. Dilarang bohong lhoo. Kalau sobat sebut Keraton Yogya sudah pasti sobat bohong. Mungkin Keraton Yogya adalah tujuan kedua setelah puas berjalan menyusuri Jl. Malioboro dan menggila dengan membeli semua cendera mata disini! Ya kan??? Hehehe...

Malioboro adalah nama jalan di Yogyakarta yang membentang dari Tugu Yogyakarta sampai perempatan kantor pos Yogyakarta. Walaupun sudah dibuat cukup teratur dengan pemisahan jalan antara kendaraan bermesin dan delman serta becak yang memang banyak terdapat disana, tetap saja jalan ini terkesan sangat ramai dan "penuh". Salah satu alasannya adalah jalan ini berada dalam garis imajiner poros Keraton Yogyakarta. Dengan demikian, bisa dikatakan detak kehidupan kota ini terpancar dari keadaan Jalan Malioboro.

Jalan Malioboro
Daya tarik tempat-tempat wisata sejarah yang masih ada di kawasan ini menghilang, dan itu merupakan keberhasilan pedagang kaki lima Malioboro dalam menjual produk mereka . Cendera mata yang begitu beragam, mulai dari kerajinan khas Yogya sampai aneka kaos ataupun tas bermerek KW 3. Itulah yang membuat Yogya menarik!. Produk yang ditawarkan begitu beragam dengan harga yang terjangkau.

Becak Dan Delman
Saat malam menjelang, penjual cendera mata berganti dengan pedagang kaki lima yang lain, yang hampir seragam menjual makanan khas kota itu: Gudeg. Dengan mudah kita juga bisa menjumpai seniman jalanan, baik yang berdendang ataupun menawarkan diri menggambar wajah sobat pada kertas A4.

Malam Di Malioboro
Pemandangan lain yang merupakan potret muram jalan ini adalah para anak jalanan (disebut "gali" : Gank Liar) yang hidup disana. Kalau sobat pecinta film, sobat pasti ingat salah satu film yang dibintangi oleh Christine Hakim, yang dengan lugas menggambarkan kehidupan "gali". Disini, mereka sudah menjadi bagian dari Malioboro yang demikian dinamis.

Pada postingan selanjutnya saya akan memberikan tips-tips bila sobat belanja cendera mata ataupun membeli makanan di Jalan Malioboro ini.

Objek Wisata Di Yogyakarta

10:47 PM
Yogyakarta atau tepatnya Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY ) merupakan salah satu propinsi yang ada si pulau Jawa dan memiliki beberapa objek wisata yang menarik. Seperti wisata alam, wisata religi, wisata budaya, wisata sejarah, wisata belanja sampai wisata kuliner. Makanan khas daerah ini adalah Gudeg.

Kenapa disebut Daerah Istimewa? karena propinsi ini dipimpin oleh seorang sultan yaitu Sri Sultan Hamengku Buwono X. Ibukota dari propinsi ini adalah kota Yogyakarta yang kaya akan wisata alam dan budayanya. Propinsi ini memiliki populasi penduduk sebesar 3.452.390 jiwa pada sensus penduduk tahun 2010 yang lalu.

Propinsi ini juga merupakan salah satu tujuan wisatawan asing selain pulau Bali. Bila sobat berada disini, sobat akan merasakan kekentalan budaya jawa yang masih terjaga. Berikut objek - objek wisata yang dapat sobat kunjungi di Yogyakarta :

1. Candi Borobudur
Siapa yang tak kenal candi ini. Candi Borobudur merupakan candi budha terbesar di dunia. Candi ini terletak di kota Magelang sekitar 40 km dari kota Yogyakarta. Candi ini tak pernah sepi oleh pengunjung. Saat erupsi gunung merapi tahun 2010 yang lalu, candi ini sempat tertutup oleh debu vulkanik.

Candi Borobudur
2. Pantai Parangtritis
Pantai ini terletak di Kabupaten Bantul, 25 km sebelah selatan kota Yogyakarta. Pantai ini sangat terkenal di Yogyakarta. Konon di pantai ini adalah tempat pertemuan raja - raja Yogyakarta dengan Ratu Nyi Roro Kidul, penguasa laut selatan.

Pantai Parangtritis
3. Jalan Malioboro
Adalah salah satu nama jalan di kota Yogakarta dan merupakan kawasan wisata. Jalan ini terkenal dengan pedagang kali limanya yang menjajakan kerajinan khas Yogya dan warung - warung lesehan pada malam hari yang diiringi oleh alunan musik seniman jalanan.

Jalan Malioboro
4. Keraton Yogyakarta
Keraton ini merupakan istana dari penguasa Yogyakarta yaitu Sri Sultan Hamengku Buwono X. Keraton ini dibangun pada tahun 1755 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I. Sebagian kompleks keraton merupakan museum yang menyimpan barang koleksi sultan.

Keraton Yogyakarta
5. Candi Prambanan
Candi ini terletak di perbatasan antara propinsi Jawa Tengah dan D.I.Yogyakarta. Candi ini merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia. Pemandangan candi ini pada malam hari sangat indah karena disorot oleh lampu yang berwarna-warni.

Candi Prambanan
6. Kebun Binatang Gembira Loka
Kebun Binatang ini terletak di kota Yogya dan mempunyai koleksi satwa yang cukup lengkap. Pada tahun 2004 kebun binatang ini sempat rusak karena gempa bumi namun sekarang sudah kembali seperti semula.

Gembira Loka Zoo
7. Gunung Merapi
Gunung ini memiliki ketinggian 2.968 meter dpl. Gunung ini adalah salah satu gunung paling aktif di dunia. Gunung ini terakhir meletus pada tahun 2010 yang lalu dan menyebabkan korban jiwa yang cukup banyak.

Erupsi Merapi
Selain objek wisata diatas banyak lagi lainnya seperti Benteng Vedeburg, Goa Jepang, Pantai Pandansimo, Pakem Sari Water Boom, Telogo Muncar, Goa Cerme dan masih banyak lagi.