Danau Sembuluh di Propinsi Kalimantan Tengah mungkin tidak setenar Danau Maninjau atau Danau Toba di Pulau Sumatera. Namun bila dikembangkan secara serius dan berkelanjutan, bukan tidak mungkin danau terbesar di Kalimantan Tengah ini bisa menjadi ikon wisata di propinsi ini dan mendatangkan keuntungan bagi daerah dan masyarakat sekitar.

Danau Sembuluh terletak di Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan Raya, Kalimantan Tengah ini memiliki luas 7.832,5 hektar dan merupakan danau terbesar di propinsi ini. Danau ini merupakan tempat muaranya sungai-sungai besar dan kecil seperti sungai Kupang, Rungau dan Ramania. Di sekitar danau terdapat beberapa desa dan perkebunan - perkebunan yang mengelilinginya.

Danau Sembuluh
Sebenarnya danau Sembuluh ini memiliki potensi wisata yang cukup bagus, mengingat pemandangan alam disini cukup indah. Pemerintah daerah setempat juga sudah berusaha untuk mengelola dan mengembangkan potensi wisata danau ini, namun karena untuk mencari investor yang agak susah, jadinya perkembangannya agak lamban.

Perkampungan Di Tepi Danau
Selain potensi wisata, danau ini juga memiliki potensi di sektor perikanan yang sangat menjanjikan. Bahkan menurut beberapa sumber, danau ini merupakan tempat populasi ikan air tawar terbesar di Kalimantan Tengah. Ikan-ikan yang menghuni danau ini antara lain ikan betutu, gabus-gabusan, jelawat, seluang, sepat, lais, baung, botia, toman, tabakang, dan tapah.

Masyarakat di sekitar danau juga sudah memanfaatkan kekayaan di dalam danau ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan menangkap ikan disini ataupun membuat keramba untuk budidaya ikan.

Untuk menuju ke lokasi danau ini dari Kota Palangkaraya, ibukota Kalimantan Tengah dapat dicapai menggunakan kendaraan darat sejauh 240 km menuju Sampit, dan dari Sampit menuju Desa Bangkal sejauh 80 km. Dari Desa Bangkal, Danau Sembuluh bisa dicapai dengan kapal motor sekitar 20 menit.

Semoga di tahun - tahun yang akan datang, Danau Sembuluh bisa menjadi objek wisata yang dapat dibanggakan oleh masyarakat Kalimantan Tengah bahkan Indonesia.

Tagged:

Comments
1 Comments

1 comment: