Air Terjun Sri Gethuk, Gunung Kidul

Air Terjun Sri Gethuk, Gunung Kidul

Air Terjun Sri Gethuk. Daerah Gunung Kidul di Yogyakarta identik dengan daerah yang kering dan tandus. Setiap musim kemarau, daerah selalu kekurangan pasokan air bersih. Namun dibalik kekurangan itu semua, ada banyak kelebihan yang dimiliki oleh daerah ini yang belum banyak orang yang tahu. Salah satu kelebihan itu adalah dalam bidang pariwisata. 

Selain Goa Jomblang, ada satu lagi tempat wisata yang wajib sobat kunjungi di Gunung Kidul ini adalah Air Terjun Sri Gethuk. Akhir-akhir ini nama Air Terjun Sri Gethuk mulai dikenal luas oleh masyarakat Indonesia karena sering dipublikasikan di media cetak, elektronik, maupun di internet.

Air Terjun Sri Gethuk
Air Terjun Sri Gethuk terletak di Dusun Menggoran, Desa Wisata Bleberan, Kecamatan Playen, Gunung Kidul. Air terjun ini memiliki ketinggian 80 meter dari bawah sampai atas. Sebenarnya Air Terjun Sri Gethuk ini adalah gabungan dari tiga sumber mata air yang jatuh di atas bebatuan yang sama yang kemudian mengalir ke Sungai Oya. Sumber mata air tersebut adalah Dong Poh, Ngandong, dan Ngumbul.

Disini, para pengunjung bisa menikmati suasana alam yang tenang dan asri serta segarnya air yang berasal dari air terjun Sri Gethuk. Perjalanan yang melelahkan akan terbayar dengan menyaksikan salah satu keindahan alam yang ada di kabupaten Gunung Kidul ini. Jika membawa anak kecil, sobat juga bisa menyewa ban untuk berenang.

Tiga Sumber Mata Air
Untuk menuju ke lokasi air terjun ini memang tidak mudah. Bila dari arah Yogyakarta, sobat dapat melewati jalan Wonosari. Setelah sampai di Gading, sobat dapat mengikuti jalan ke arah kiri menuju ke Playen. Sampai di Playen, sobat akan menjumpai papan petunjuk ke arah Air Terjun Sri Gethuk. Ikuti papan petunjuk tersebut hingga melewati jalanan yang sempit.

Setelah itu sobat akan memasuki kawasan hutan kayu putih milik Perhutani. Saat memasuki Dusun Menggoran, kita akan menjumpai hutan jati yang tumbuh rapat. Sampai di tempat parkir yang terdapat juga kolam pemancingan, sobat dikenakan biaya 2 ribu rupiah untuk motor dan 3 ribu untuk mobil sebagai ongkos parkir.

Rute Pilihan
Dari tempat parkir, ada 2 pilihan rute yang bisa dilalui. Pertama melalui jalan darat dengan menyusuri jalan setapak dengan pemandangan persawahan. Kedua, dengan menyusuri Sungai Oya menggunakan rakit yang terbuat dari papan dan drum bekas dengan ongkos Rp 7.500 pulang pergi untuk 1 orang. Harga tiket masuk ke air terjun ini sebesar 2 ribu rupiah saja.

Rakit Pengantar
Perjalanan dengan rakit ke lokasi air terjun membutuhkan waktu 10 menit saja. Tak berapa lama berada di atas rakit, suara gemuruh air mulai terdengar. Sri Gethuk menanti di depan mata. Bebatuan yang indah di bawah air terjun membentuk undak-undakan cantik laksana tepian kolam renang mewah, memanggil siapa saja untuk bermain di dalam air.

Dinamakan Sri Gethuk karena air terjun tersebut merupakan tempat penyimpanan kethuk yang merupakan salah satu instrumen gamelan milik Jin Anggo Meduro. Oleh karena itu disebut dengan nama Air Terjun Sri Gethuk. Konon, pada saat-saat tertentu masyarakat Dusun Menggoran masih sering mendengar suara gamelan mengalun dari arah air terjun tersebut.




2 comments:

  1. baru saja kemarin abis maen ke sri gethuk.. sayangnya waktu itu terlalu pagi jadi masih sepi dah... hahahha

    ReplyDelete

Contact Us

Name

Email *

Message *

Arsip Blog