Belanja Oleh - Oleh di Pasar Seni Sukawati

Belanja Oleh - Oleh di Pasar Seni Sukawati

Pasar Seni Sukawati atau Sukowati. Ya masih di perjalanan touring Surabaya Bali Season 2, sekarang kita berada di part.4. Terima kasih bagi sobat yang sudah membaca part 1, part 2 dan part 3. Oke perjalanan kita lanjutkan kembali. Postingan kita sebelumnya membahas keindahan alam di Gunung dan Danau Batur Kintamani.

Setelah puas dengan pemandangan di Kintamani, perjalanan kami lanjutkan kembali dengan tujuan selanjutnya adalah belanja oleh-oleh di Pasar Seni Sukawati. Pukul 13.10 WITA kami beranjak dari Kintamani menuju ke Pasar Sukawati. Jarak antara Kintamani ke Pasar Sukawati lumayan jauh sekitar 1 jam lebih perjalanan. Dalam perjalanan kami berhenti sejenak untuk berfoto di sebuah pintu masuk perumahan yang memiliki sebuah patung berupa ukiran berbentuk 3 buah wajah yang sangat indah.

Suasana Pasar Seni Sukawati
Akhirnya pukul 14.30 WITA, kami pun sampai di tujuan. Seperti biasa motor kami parkir dan kami siap mengelilingi pasar Sukawati ini. Tapi karena perut sudah keroncongan dan tergoda dengan mie bakso yang banyak dijual di pasar ini, maka kami putuskan untuk makan mie bakso dulu. Dengan harga Rp 15.000/mangkok (lumayan mahal sih) kami lahap mie baksonya dengan sedikit rakus...hehehe...dengan ditemani es degan (kelapa muda) seharga 5 ribu rupiah per gelasnya. Kenyang dengan makan siang, kami pun tidak sabar untuk memborong oleh-oleh di pasar ini.

Pasar Seni Sukawati
Seperti biasa kami sempatkan foto-foto untuk dokumentasi di pasar seni ini. Suasana di pasar ini sangat ramai, apalagi bertepatan dengan libur lebaran jadi pengunjungnya membludak, baik turis lokal maupun turis asing. Bila sobat berbelanja disini, sobat harus pintar-pintar untuk menawarnya karena pada umumnya harga sebenarnya hanya separuh dari harga yang ditawarkan. Segala pernak-pernik khas Bali seperti kaos, baju, ukiran, gantungan kunci, sarung dan sebagainya dijual disini dengan harga relatif murah dengan syarat sobat pintar untuk menawarnya. 

Pose di Pantai Kuta
Puas dengan oleh-oleh yang dibeli, kamipun melanjutkan perjalanan menuju pantai Kuta untuk menyaksikan sunset. Sekitar pukul 17.00 WITA kami pun sampai di pantai yang indah ini. Tanpa membuang waktu kami bergegas menuju pantai setelah memarkir motor. Kebetulan di pantai Kuta saat itu ada lomba balap penyu yang peserta anak-anak kecil, cukup seru acaranya mengingat tujuannya agar kelestarian penyu itu terjaga.
  
Balap Penyu di Kuta
Ada kejadian yang menegangkan di pantai ini. Ada seorang yang terseret ombak di laut tetapi dengan cekatan 2 orang penjaga pantai segera menolong orang tersebut sehingga kurang dari 2 menit bisa diselamatkan, salut buat penjaga pantainya. Untuk saran bila ombak di pantai ini cukup besar, sebaiknya sobat jangan terlalu ke tengah untuk berenang. Setelah puas melihat sunset di pantai Kuta, kami pun kembali ke hotel untuk beristirahat. Bersambung ke part.5.... 



3 comments:

  1. sopan gak ya misalnya kita tancap gas disaat ada ibu2 mau ngasih sesajen?? hmm.. dilema juga ya.. dari satu sudut pandang itu adalah premanisme atas nama adat. dan sudutpandang lainnya adalah pemberkatan

    ReplyDelete

Contact Us

Name

Email *

Message *

Arsip Blog