Puisi Tentang Pulau Dewata

Puisi Tentang Pulau Dewata


Pesona Pagi Di Pulau Dewata


Pesona pagi itu...di pulau Dewata

Mata terlelap, tiada kuasa tuk terbuka
Selimut berteman dada, seakan melemahkan jiwa
Deringan-deringan yang nyaring, kudengar memekakkan telinga
Tanpa sengaja menjadi pengiring redupnya mata
               Pesona pagi itu....
               Sang surya menyeruak membelah kalbu yang lugu
               Tersungging senyumku teringat sesuatu
               Tentang....
               Aku, dia dan tempat itu
               Disana...di pulau Dewata
               Di pesona pulau yang ramah
               Ku dengar desiran ombak menghantam karang
               Seakan tak peduli semakin tegaknya matahari meradang
               Aku, dia dan segenap rasa terundang
               Keindahan pesona raya menakjubkan mata memandang
Pesona pagi itu...
Terlangkah jejak-jejak kaki
Menyusuri hitam legamnya batu-batu di tepi
Menawarkan sejuta kecanduan duniawi
Menggoda kabut hati tertutupi ilusi
               Pesona pagi itu....
               Masih kueratkan genggamanku di tangannya
               Melaju teriring bayanganku bersamanya
               Sekilas, ku mencari binar matanya
               Ku lihat merah merona dan terkesima
               Tak terasa, riak-riak kecil membelah kakiku yang lemah
               Menyapu pasir putih yang membentang
               Memburu segala apa yang ada dihadapan
               Disana, ku merajut satu keriangan
               Esoklah mungkin, kudapati setangkai harapan..



**Puisi ini saya buat saat saya sedang liburan di pulau Bali, puisi ini sudah saya posting di blog saya yang lain yaitu puisikupuitis.blogspot.com.



4 comments:

  1. Bali..the city never die....semua orang yg pernah ke bali...menjadi seniman...hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahh...biasa aja sob...menyalurkan kreatifitas...

      Delete
  2. wah puisi yang bagus mas... becik bli.. hehehe

    ReplyDelete

Contact Us

Name

Email *

Message *