Menikmati Keindahan Alam Dan Seni Ukir Ubud

Menikmati Keindahan Alam Dan Seni Ukir Ubud

Jumpa lagi di touring Surabaya Bali Season 2 part 2. Bila sobat belum membaca part.1, silakan baca dulu disini. Sengaja judul postingan tidak saya samakan agar terindex oleh Google lebih banyak lagi. Kita mulai lagi ya sob. Hari Kedua di Bali setalah bangun pagi rencananya kami akan mengunjungi 4 lokasi wisata yaitu Ubud, Kintamani, Sukowati, dan pantai Kuta. Pertama sebelum berangkat kami sarapan pagi dulu yang sudah disiapkan oleh pihak hotel, lumayan gratis dan prasmanan lagi.

Setelah kenyang dengan sarapan gratis di hotel, tepat pukul 08.00 WITA kami pun berangkat menuju ke lokasi wisata yang direncanakan. Berbekal sebuah peta kota Denpasar di tangan kami nekat untuk berkeliling dengan motor. Waktu melewati jl WR. Supratman di Denpasar, istri minta untuk berfoto di depan Mabes Polda Bali, ya dengan ikhlas saya mengabulkannya. Setelah asyik jepret - jepret perjalanan kami lanjutkan kembali.

Foto di Polda Bali
Meskipun sudah ada peta kami belum bisa menemukan tempat yang dimaksud yaitu desa Ubud, akhirnya pun kami berhenti di sebuah minimarket tepatnya di Alfamart di (lupa nama jalannya). Setelah bertanya dan membeli minuman, kami pun diberitahu bahwa tempatnya berada di desa Tegallalang.

Terasiring Ubud
Setelah mendapat informasi tersebut kami pun bergegas berangkat ke lokasi yang dimaksud. Di sepanjang jalan menuju tempat wisata Ubud yang berupa pemandangan persawahan berbentuk Terasiring cantik tersebut banyak sekali toko pernak - pernik yang menjual berbagai kerajinan berupa ukiran dan lukisan khas Bali yang bisa dibuat oleh - oleh. Dari mulai ukuran yang kecil sampai yang besar. Karena kami bukan pecinta seni yang baik, ya mohon maaf kami tak berhenti disana untuk melihat - lihat atau berfoto, karena yang kami inginkan adalah pemandangan persawahan di Ubud yang unik itu.

Sekitar pukul 09.30 WITA akhirnya kami sampai di tempat tujuan. Untuk masuk ke lokasi ini, mobil dikenakan biaya tapi untuk motor tidak. Motor langsung kami parkir (meskipun tidak ada tukang parkirnya) dan kami pun berfoto - foto dengan latar belakang sawah terasiring tersebut.

Pose dulu di Ubud
Selain kami banyak juga turis asing yang berada di Ubud ini, mereka juga mengagumi keindahan dan keunikan persawahan yang berada disini, atau mungkin di negaranya gak ada sawah ya hehehe...Memang bentuk sawah seperti ini sangat indah dengan warna kehijauan dan udara yang sejuk, tak jarang Ubud menjadi agenda wajib bagi pelancong di Bali atau agen tour dan travel untuk mengunjungi tempat ini.

Setelah kurang lebih 30 menit menikmati pemandangan alam di Ubud, perjalanan kami lanjutkan. Lokasi berikutnya yaitu melihat pemandangan Gunung dan Danau Batur di Kintamani. Bersambung di part.3...



1 comments:

Contact Us

Name

Email *

Message *

Arsip Blog