Bus Trans Sarbagita : Angkutan Umum Terbaru di Bali

Bus Trans Sarbagita adalah terobosan baru dari pemprov Bali dalam memecahkan masalah kemacetan di Bali yang patut dicontoh oleh daerah lain.Bus berkapasitas 40 tempat duduk ini dilengkapi dengan pendingin udara (AC) sehingga membuat siapa saja yang mengunakannya akan merasa nyaman.Sebagai hal baru di Bali, bus Trans Sarbagita tidak luput dari pro dan kontra oleh beberapa pihak.

Ada yang mendukung segera beroperasinya bus ini tapi tidak sedikit pula yang keberatan, salah satu pihak yang keberatan dalam hal ini adalah PAWIBA (Persatuan Angkutan Wisata Bali).Mereka kuatir jika wisatawan beralih ke transportasi masal, sebab rute yang ditetapkan akan melewati sejumlah kawasan obyek wisata dan harga yang ditawarkan lebih murah.

PAWIBA yang beranggotakan 130 pengusaha dengan 900 armada bus dan 2500 kendaraan sewa mau tidak mau harus meningkatkan pelayanan kepada pengguna, khususnya wisatawan agar tidak beralih ke bus Trans Sarbagita.Bus yang diresmikan bulan Agustus 2011 (molor dari rencana awal yaitu Februari 2011) itu memang relatif lebih murah dari segi ongkos, dengan hanya dengan Rp 3.000 untuk umum dan Rp 2.500 untuk pelajar anda bisa menikmati bus baru ini lengkap dengan fasilitasnya seperti AC yang tidak ada di moda transportasi masal lain seperti metromini.

Memang masih banyak kekurangan dalam proyek baru Trans Sarbagita ini seperti halte yang kurang memadai karena di beberapa halte tidak ada area parkir untuk bus tersebut sehingga bila bus berhenti akan memakan jalan dan ditakutkan akan menimbulkan kemacetan.Rencananya bus Trans Sarbagita memiliki total 53 trayek dengan 17 trayek utama.Untuk tahap awal bus ini akan melayani 3 trayek rintisan, yaitu trayek pertama yaitu dari tengah kota Denpasar menuju By Pass Ngurah Rai, Nusa Dua, GWK dan berakhir di kampus Universitas Udayana.

Untuk trayek kedua dari terminal Batubulan, Tohpati, By Pass Sanur, Simpang Pesanggaran, Simpang Dewa Ruci, Sunset Road dan berakhir di sentral parkir Kuta.Untuk trayek ketiga dari terminal Batubulan, Sunset Road, Simpang Dewa Ruci, hingga Nusa Dua.Bus Trans Sarbagita berbeda dengan metromini yang baru berangkat bila penumpang penuh, untuk bus ini direncanakan maksimal 15 menit bus harus berangkat sehingga kesan angkutan umum yang tidak tepat waktu tidak melekat di bus Trans Sarbagita.

Untuk interior bus sendiri hampir sama bila kita naik kereta api komuter yaitu tempat duduk saling berhadapan.Meskipun masih relatif sepi dan belum dijadikan sarana alternatif oleh sebagian besar warga dan wisatawan di Bali, diharapkan bus Trans Sarbagita ini bisa menjadi solusi untuk memecah kemacetan di kemudian hari.Dan kewajiban kita sebagai warga negara yang baik adalah merawat dan memelihara dengan sebaik-baiknya jangan sampai moda transportasi baru ini hanya bagus pada awalnya saja.

Sumber :
www.balipost.co.id
www.iloveblue.com

Tag : Wisata Bali
2 Komentar untuk "Bus Trans Sarbagita : Angkutan Umum Terbaru di Bali"

wah kapan nih di kota saya ada angkutan seperti ini,,, hehehe

Back To Top